aryommsi
You Know Me, Therefore I Am-
Knowledge Management di IBM
Posted on January 5th, 2010 No commentsPreview dari sebuah presentasi yang akan dibuat (atau sudah dibuat?) di konferensi KM APQC.
Saya menyukai argumen yang diberikan dan bagaimana “permasalahan” nya dibuat, terutama diawal presentasi…….. dan menurut saya konsep dari integrated search dan integrated e-learning selalu menarik untuk disimak!
(perhatikan screenshot di akhir PPT, disitu diperlihatkan bahwa e-learning tidak hanya memiliki video, teks, dan banyak hal lainnya yang terikat, yang menjadikannya lebih baik daripada hanya file audio)
-
KM dan HR: Kembar Siam?
Posted on January 5th, 2010 No commentsBerbicara soal HR (Human Resource), yang kebetulan saya banyak berkutat didalamnya saat pengerjaan skripsi saya dulu. Menjadi renungan bagi saya bagaimana kita bisa bekerja dengan HR untuk memastikan keberhasilan implementasi sebuah KM (Knowledge Management) yang saya rangkum dalam beberapa poin kunci sebagai berikut: (saya asumsikan bahwa poin di bawah ini merupakan komponen kunci dalam strategi HR)
- Perekrutan
- Pelatihan
- Pengembangan Kompetensi
- Penilaian
- Insentif
- Rangkaian Perencanaan
Mempekerjakan orang-orang yang minimal memiliki rata-rata nilai KM (dapat berbagi, berpikir kolektif, networking, koordinasi, kolaborasi, reuse, berpikir jangka panjang dan memiliki perspektif yang luas).
Mendorong mekanisme pembelajaran informal (dari rekan-rekan, senior, divisi-divisi lain) dan belajar melalui komunitas dan kerjasama tim.
Turunan dari sebuah mekanisme untuk pengembangan kompetensi… yang pada dasarnya merupakan lanjutan dari poin sebelumnya yaitu Pelatihan bersama dengan aspek-aspek seperti mentoring, mendampingi dan pembinaan.
Yang umum dan menjadi ide yang sering diterapkan dengan memasukkan nilai KM karyawan sebagai salah satu sasaran / kompetensi dalam proses penilaian dimana juga memungkinkan menjadi nilai tambah dalam total keseluruhan penilaian (memiliki bobot signifikan)
Memasukkan elemen KM dalam skema insentif HR yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah untuk organisasi dan jika dimungkinkan membuat kategori eksklusif untuk KM – visibilitas / pengakuan / penghargaan yang lebih penting daripada nilai uang.
Mengidentifikasi siapa pemimpin yang alami/sesungguhnya, menurut saya, orang tersebut adalah yang dapat memberdayakan tim mereka melalui berbagi, mentoring dan praktek-praktek yang melibatkan berpikir secara kolektif.


Recent Comments